Menurut
ajaran Karl Marx pada buku “dasar-dasar Ilmu politik”-Prof. Miriam Budiardjo,
dari Jerman Banyak mengecam keadaan ekonomi dan sosial sekelilingnya, akan tapi
ia berpendapat bahwa masyarakat tidak dapat di perbaiki secara tambal sulam dan
harus diubah secara radikal melalui pendobrakan sendi-sendinya. Akan tetapi
tidak dapat disangkal bahwa ideologi gagasan-gagasannya sampai masa ini masih
banyak pengaruh-pengaruhnya dan di dunia Barat melahan mengalami perkembangan
baru dengan nama kiri baru (New Left). Menurut Karl Marx pertarungan antara
kaum kapitalis melawan kaum proletar akan merupakan pertentangan kelas yang
terakhir, dan dengan demikian akan berakhirlah gerak dialektis. Khrushchev
berhasil menguasai Uni Soviet sebagai hasil suatu proses perebutan kekuasaan
diantara pemimpin-pemimpin teras. Selanjutnya Khrushchev melancarkan gerakan
destalinisasi melalui kongres partai komunis Uni Soviet yang ke-20 yang
diadakan pada tahun 1956. Ia mencentuskan beberapa gagasan yang secara
fundamental menyimpang dari ajaran asli Marx dan kebijaksanaan Stalin :
1. Ia
mengemukakan bahwa perang dapat dihindarkan dan bukan lagi “tak terelakkan”
2. Membuka
kemungkinan untuk hidup berdampingan dengan negara-negara yang berlainan sistem
sosialnya (peaceful co-existence)
Gagasan –gagasan Khrushchev dinamakan olehnya
Neo-Revisionisme
Dalam buku "Pemikiran Karl Marx" yang ditulis oleh Franz Magnis, disebutkan bahwa Marx tidak
bermaksud sekedar memaparkan sebuah ajaran filosofis, melainkan mempunyai
tujuan yaitu tindakan praktis, revolusi protelariat, penciptaan sosialisme. Salah
satu kontradiksi yang paling mendalam dan luas yang melekat dalam setiap
masyarakat di mana ada pembagian kerja dan pemilikan pribadi adalah
pertentangan antara kepentingan-kepentingan materil dalam kelas-kelas sosial
yang berbeda. Lalu muncul sebuah anggapan mengapa Sosialisme Marxisme
dianggap memerlukan sebuah pandangan dunia? alasannya adalah bahwa kelas buruh
semakin berada dalam bahaya ketularan kesadaran kaum borjuis, karena revolusi
tampaknya masih jauh, kaum buruh berfokus pada kemajuan-kemajuan ekonomi
sendiri. Adaptasi manusia terhadap lingkungan materilnya selalu melalui
hubungan-hubungan ekonomi tertentu, dan hubungan-hubungan ini sedemikian
meresapnya hingga semua hubungan-hubungan sosial lainnya dan juga bentuk-bentuk
kesadaran, dibentuk oleh hubungan ekonomi itu.
menurut saya Karl Marx merupakan salah
satu filsuf yang paling berpengaruh di dalam perkembangan sejarah.
Kemampuan gagasan Marx untuk berdialektika dengan zaman, menjadikannya pemikir
yang tidak pernah sepi dari kritikan dan pujian atasnya. Namun, apapun
tanggapan dunia terhadapnya, kehadirannya telah menggerakkan kesadaran kelompok
buruh, budak dan aktivis sosialis untuk mengorganisir diri dan berjuang
mewujudkan perubahan. Yang dimana kehendak dari Marx ini diterapkan oleh
pemimpin-pemimpin seperti Lenin,Stalin,Khrushchev,Mao Zedong dan masih banyak
lagi tokoh-tokoh dari negara komunis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar